Penandatanganan Kesepakatan KUA PPAS 2022, DPRD dan Pemkab Bateng Prioritas Gunakan Anggaran Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Penandatanganan Kesepakatan KUA PPAS 2022 Kabupaten Bangka Tengah. (Faisal)

BANGKA TENGAH, FABERTA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Penandatanganan Nota Kesepakatan RKUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 di ruang rapat paripurna DPRD Bangka Tengah (Bateng), Jumat (3/9/2021).

Sebelumnya rancangan KUA-PPAS tahun 2022 telah disampaikan oleh Bupati Algafry Rahman melalui Wakil Bupati Herry Erfian pada (14/07/2021) lalu. Berdasarkan ketentuan peraturan pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, DPRD melalui Badan Anggaran terlebih dahulu membahas rancangan KUA PPAS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), setelah dibahas baru kemudian disepakati bersama melalui nota kesepakatan.

Usai nota kesepakatan selesai ditandatangi bersama, Bupati Algafry Rahman mengucapkan syukur atas kesepakatan kebijakan umum APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Bangka Barat Tahun 2022 yang telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Algafry Rahman juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama legislatif atas saran, tanggapan terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD beserta prioritas dan plafon anggaran sementara Kabupaten Bangka Tengah tahun anggaran 2022, sehingga menghasilkan tujuan bersama.

Algafry menambahkan, dengan tercapainya komitmen bersama melalui nota kesepakatan RKUA-PPAS, selanjutnya pihaknya akan mempercepat proses penyusunan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang APBD tahun anggaran 2022.

“Niat kita bagaimana program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan berjalan dengan baik sehingga pemanfaatan anggatan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ucap Bupati.

Terkait APBD Kabupaten Bangka Tengah pada KUA dan PPAS TA 2021 mengalami defisit sebesar Rp177,5 miliar, bupati mengatakan defisit tersebut diupayakan untuk ditutup dengan pembiayaan netto sebesar Rp46,9 miliar.

“Dengan kondisi sekarang ini, semua daerah pasti mengalami defisit, termasuk kita. Oleh karena itu salah satu opsi memunkinkan adalah ditutupi pembiayaan netto dengan cara menambah sumber pendapatan daerah, sumber pembiayaan daerah dan rasionalisasi belanja berdasarkan skala prioritas daerah pada tahap penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD TA 2022,” jelasnya

Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa menyampaikan harapannya agaer segala pembangunan yang direncanakan dan disepakati bersama dapat berjalan optimal serta efektif.

‘Kita doakan bersama melalui nota keseoakatan ini dapat terencana suatu pembangunan yang efektif agar tercipta Bamgka Tengah Semakin Unggul,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *