Perkuat Demokrasi Substantif, Bawaslu dan KPU Bangka Tengah Dorong Edukasi Politik Berkelanjutan

FAKTA BERITA, BANGKA TENGAH — Penyelenggara pemilu di Kabupaten Bangka Tengah menegaskan pentingnya membangun budaya demokrasi yang berkelanjutan dan tidak terbatas pada tahapan pemilu.

Komitmen tersebut disampaikan Anggota Bawaslu Bangka Tengah, Muhammad Tamimi, dalam podcast KPU Bangka Tengah Ruang Bekisah: Cerita Edukasi Demokrasi dan Politik (CERUDIK).

Tamimi menyatakan bahwa demokrasi membutuhkan keterlibatan warga secara aktif dalam kehidupan sosial dan politik sehari-hari.

“Demokrasi adalah proses berkelanjutan. Masyarakat perlu diedukasi agar memahami hak dan kewajiban, sekaligus mampu berpartisipasi dalam pengawasan,” ujarnya. Kamis (8/1/2026).

Pernyataan tersebut sejalan dengan temuan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), yang menunjukkan bahwa kualitas demokrasi daerah sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi politik dan partisipasi masyarakat di luar pemilu.

Dimensi budaya demokrasi dan partisipasi publik dinilai menjadi pekerjaan rumah utama di banyak wilayah.

Selain itu, laporan Democracy Index dari Economist Intelligence Unit menekankan bahwa konsolidasi demokrasi di Indonesia masih menghadapi tantangan pada aspek partisipasi politik dan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi.

Pos terkait