Polres Bangka Barat Panen 15 Ton Semangka dari Lahan Kritis Ketapang

FAKTA BERITA, BANGKA BARAT — Lahan kritis di kawasan Ketapang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat yang sebelumnya kurang produktif kini berhasil disulap menjadi lahan pertanian yang menghasilkan. Melalui kolaborasi Polres Bangka Barat bersama Kelompok Tani Belo Maju Desa Belo Laut, lahan seluas 1,8 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 15 ton semangka pada panen perdana, Senin (8/6/2026).

Panen raya semangka tersebut dihadiri langsung Bupati Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, jajaran Forkopimda, Dandim 0431/Bangka Barat, Kejaksaan Negeri Bangka Barat, unsur pemerintah daerah, perwakilan perusahaan, perbankan, tokoh masyarakat, serta kelompok tani.

Bacaan Lainnya

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lahan yang sebelumnya dianggap kurang bernilai dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi apabila dikelola dengan baik.

“Lahan Ketapang ini sebelumnya merupakan lahan kritis yang kurang produktif. Melalui semangat kolaborasi bersama Kelompok Tani Belo Maju, lahan ini kami manfaatkan hingga mampu menghasilkan sekitar 15 ton semangka pada panen perdana,” kata Pradana.

Ia menjelaskan, proses penanaman dilakukan sejak 8 April 2026 dengan jumlah sekitar 2.000 bibit semangka. Setelah melalui perawatan selama kurang lebih dua bulan, tanaman tersebut tumbuh dan menghasilkan buah yang siap dipasarkan.

Menurutnya, program pemanfaatan lahan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Pos terkait