Puan Dorong KADIN Jadi Jembatan Kesejahteraan, Ingatkan Pentingnya Iklim Investasi yang Pasti

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Rais Abdillah/Faktaberita

FAKTABERITA, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia untuk ikut mengambil peran dalam membangun kekuatan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Puan dalam acara ‘Malam Apresiasi Kadin Indonesia’ yang digelar di Park Hyatt Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat.

Puan meminta KADIN selalu membangun komunikasi bersama DPR RI dan pemerintah dalam rangka memperkuat dunia usaha nasional.

Dalam sambutannya, Puan mengatakan Rapimnas KADIN merupakan forum yang sangat penting dan strategis di mana acara ini menghadirkan pelaku usaha dari seluruh Indonesia, jajaran pemerintah, dan stakeholder lainnya dari dunia usaha.

“Atas nama DPR RI, saya menyampaikan apresiasi kepada KADIN Indonesia atas komitmennya dan kontribusinya dalam memperkuat struktur ekonomi bangsa, membangun jejaring nasional dan global, serta menciptakan ruang kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. KADIN adalah pilar ekonomi Indonesia,” kata Puan, dikutip Kamis (4/12/2025).

“KADIN telah menghasilkan pengusaha-pengusaha yang berhasil. Tentu keberhasilan tersebut juga dapat bermanfaat bagi banyak orang dengan menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya.

Puan menuturkan KADIN memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun ekosistem kerja yang profesional, menciptakan lingkungan terbaik bagi orang-orang yang bekerja secara profesional, berani berinovasi, dan memperjuangkan hasil terbaik.

Tanpa ekosistem perekonomian yang berdaya saing, Indonesia disebut akan sulit untuk memenangkan persaingan ekonomi global, yang saat ini tekanannya semakin tinggi.

“Iklim investasi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera kita atasi bersama, indikator ICOR  Indonesia (Incremental Capital–Output Ratio), yang mengukur seberapa efisien investasi modal untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi, menunjukkan bahwa investasi di Indonesia relatif tidak atau kurang efisien dibanding rata-rata negara kawasan di Asia Tenggara,” kata Puan.

“Hal ini menunjukkan bahwa kita masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita atasi bersama khususnya terkait dengan iklim investasi yang membutuhkan kepastian regulasi, kepastian prosedur, kepastian waktu, kepastian biaya, dan dukungan pemerintahan pada infrastruktur dan lain sebagainya,” ucap Puan.

Di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie, Puan menilai KADIN juga harus ikut berperan dalam membangun budaya kerja yang profesional.

“Membiasakan yang benar, dan bukannya membenarkan yang biasa,” tegas Puan.

Puan menyebut tugas pemerintah adalah membuat peraturan dan regulasi, sementara tugas pengusaha membangun masa depan ekonomi yang kuat. Dia pun mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah dan dunia usaha.

Menurut Puan, tema Rapimnas KADIN yakni ‘Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia’ bukan sekadar slogan, akan tetapi menjadi komitmen agenda strategis KADIN untuk ikut mengambil tanggung jawab dan peran dalam membangun kekuatan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat.

Pos terkait