PWI Bateng Sesalkan Keterlibatan Oknum Organisasi Wartawan di Tambang Merbuk

  • Whatsapp
Ketua PWI Bangka Tengah, Tamimi. Foto : ist

BANGKA TENGAH, FABERTA — Menanggapi laporan adanya keterlibatan oknum yang mengatasnamakan organisasi wartawan, ikut terlibat dalam mengkondisikan aktivitas penambangan timah rajuk ilegal di kolong Merbuk, Kenari dan Pungguk eks PT Kobatin, yang terjadi pada Minggu (2/4/2021) kemarin.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Tengah, Muhammad Tamimi angkat bicara, dirinya sangat menyesalkan keterlibatan oknum organisasi wartawan tersebut.

“Sejujurnya saya sangat menyayangkan keterlibatan dan tindakan oknum wartawan dalam mengkoordinir aktivitas penambangan Ilegal itu, apalagi sampai mengatas namakan organisasi wartawan,”ujar Muhammad Tamimi, Senin (3/5/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, ia juga menegaskan bahwa di dalam aktivitas ilegal tersebut tidak ada keterlibatan anggota dari organisasi yang di pimpinnya, baik itu PWI Kabupaten Bangka Tengah maupun Komunitas Jurnalis Belapun.

“Saya tegaskan tidak ada anggota saya yang terlibat, baik itu PWI Bangka Tengah ataupun Belapun, karena aktivitas penambangan di tiga kolong ilegal dan tidak dibenarkan, apalagi sampai bekingi oleh oknum wartawan yang mengatasnamakan organisasi wartawan. Itu sangat di sayangkan,”tuturnya.

Lanjut Tamimi, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, PWI Bangka Tengah mendesak pihak kepolisian agar bertindak lebih tegas lagi, terhadap aktifitas penambangan ilegal tersebut.

“Agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan orang banyak terjadi, kepolisian harus benar-benar menindak dengan setegas-tegasnya, karena dengan adanya aktivitas tambang ilegal ini dapat memicu konflik di masyarakat, baik itu masyarakat dengan penambang ataupun penambang dengan penambang,”ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *