Rio Setiady Gelar Reses, Masyarakat Ngeluh Masalah Banjir Sampai Soal BPJS

  • Whatsapp

PANGKALPINANG, FABERTA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang Rio Setiady, mendengarkan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di dapil (daerah pemilihan) Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, di Musala At-Tauhid, Pangkalpinang, Minggu, (18/4/2021).

Peserta yang hadir terdiri dari perwakilan masyarakat Kelurahan Taman Bunga, Kacang Pedang, dan perwakilan dari kelurahan lainnya. Dalam reses itu juga menghadirkan beberapa dinas antara lain Dinas PU, Dinas Perhubungan, Disperkim Kota Pangkalpinang.

Bacaan Lainnya

Dari hasil dengar aspirasi itu, Rio mengungkapkan terdapat berbagai keluhan yang yang disampaikan masyarakat, seperti banjir di beberapa wilayah Taman Bunga, Air Kepala Tujuh dan beberapa titik yang lain. Saat curah hujan tinggi, banyak warga setempat merasakan dampak banjir.

Kemudian, ada juga aspirasi masyarakat perihal pelayanan rumah sakit dan BPJS. Masyarakat yang tidak mampu merasa kesulitan untuk mendapatkan akses BPJS gratis, atau peserta bantuan iuran dari anggaran APBD Kota Pangkalpinang.

“Ditambah lagi dengan kondisi hari ini yang masih terdampak dengan Covid-19 ini, masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan dan menurunnya penghasilan warga secara umum,” kata Rio, Senin (19/4).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang ini juga menyebutkan, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi bantuan UMKM, yang dibuka kembali untuk tahun 2021. “Banyak masyarakat yang berharap dapat mendapatkan akses bantuan dana tersebut,” katanya.

“Namun informasi yang didapatkan sangat minim, sehingga kami berinisiatif melalui fraksi PKS di DPRD Kota Pangkalpinang, akan menyiapkan informasi terkait dengan bantuan tersebut yang bisa di akses oleh seluruh masyarakat,” katanya.

Kemudian kata Rio, hasil dari kegiatan reses ini akan dikumpulkan menjadi pokok pikiran DPRD Kota Pangkalpinang, yang akan disinkronkan dengan program Musrenbang Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.

“Memang ada beberapa kendala untuk menyelesaikan berbagai program usulan dari masyarakat, antara lain yaitu refocusing anggaran dan turunnya pendapatan daerah pemerintah Kota Pangkalpinang akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Rio berharap, Pemkot Pangkalpinang dapat melaksanakan program prioritas yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat luas. “Programnya seperti pelayanan kesehatan, perbaikan saluran air yang sifatnya mendesak dan akses untuk mendapatkan pendidikan secara layak dan terjangkau,” katanya.(gst)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *