Riza Kepada Perusahaan: Bila Tak Beri Manfaat untuk Masyarakat, Silahkan Angkat Kaki!

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Bangka Selatan, H. Riza Herdavid (ist)

BANGKA SELATAN, FABERTA — Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid tak main-main dengan penyaluran CSR maupun Non-CSR dari setiap perusahaan ataupun pengusaha yang bekerja di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Hal tersebut dikatakannya langsung saat menghadiri pemberian bantuan beasiswa pelajar dan mahasiswa di Toboali, pada Rabu (30/6/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, para perusahaan ataupun para pengusaha yang bekerja di wilayahnya agar memberikan kontribusi langsung ke masyarakat seperti yang dilakukan oleh PT Timah Tbk dan mitranya didalam dunia pendidikan khususnya.

“Agak kasar sedikit sih, lebih baik perusahaan yang tidak ada berkontribusi silahkan angkat kaki dari Bangka Selatan. Karena ini bukan untuk kami (Pemda), melainkan untuk masyarakat Bangka Selatan,” sebutnya.

Kendati demikian, Riza menyebutkan bahwa salah satu contohnya para penerima beasiswa disini merupakan para pelajar yang berprestasi, namun kendala ekonomi keluarga terpaksa mereka menunggak dan berhenti dari sekolah.

“Dengan adanya bantuan ini, kita bersinergi dengan mitra-mitra untuk membantu menekan kasus ini. Sehingga outputnya para pelajar atau putra putri daerah bisa menjadi sosok yang besar kedepannya,” ujar Riza.

Meski begitu, Riza berharap pihaknya mengajak untuk bekerja sama dengan mitra-mitra yang mau diajak bekerja sama membantu dan berkontribusi kepada masyarakat di bidang apapun.

“Kami harap bagi perusahaan dan pengusaha yang punya hati, punya toleransi yang berusaha di Bangka Selatan agar bergerak bersama bantu masyarakat kita, jangan hanya gali aja di Bangka Selatan, angkat kaki sajalah,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan banyak berkomentar kepada para pengusaha atau perusahaan yang telah memberikan kontribusi kepada masyarakatnya, akan tetapi kalau tidak, ia akan berupaya untuk menghentikan operasional para perusahaan tersebut.

“Saya kalau perusahaan sudah berikan kontribusinya, no commen, tapi kalau tidak, saya yang mungkin akan mencari regulasinya untuk memberhentikan mereka bagaimanapun caranya walau itu bukan wewenang kabupaten,” sebut Riza.

Untuk kontribusi di bidang infrastruktur dari para pengusaha, saat ini kata Riza pihaknya sedang berupaya dengan cara mengusulkan langsung kepada BUMN. Bukan hanya kepada PT Timah Tbk saja namun juga seperti kepada para perbankan.

“Nanti mereka akan saya fokuskan ke tata kota. Saya mau kota ini berubah tahun 2022 mengingat keuangan tidak ada, jadi kami rangkul mitra BUMN, bank dan swasta lainnya untuk gabung CSR sehingga nanti ada beberapa titik tata kota yang berubah,” katanya.

“Belum ada kalau dari pihak lain sejauh ini baru di PT Timah dan Mitra karena yang sering hadir bantu musibah atau pro aktif hanya mereka. Tidak mungkin juga saya ngemis ke pihak lain sementara mereka tidak punya kesadaran,” sebutnya.

Disinggung terkait sudah adakah tim pengendalian CSR, Riza menuturkan ia telah mengatensikan bidang Ekbang untuk menata penerimaan dan penyaluran CSR dari para perusahaan atau pengusaha yang ada di Bangka Selatan. (Manda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *