Rudianto Tjen Ajak Pemuka Agama Jadi Penyeimbang Moral di Ruang Digital

Anggota DPR RI Rudianto Tjen saat menjadi pembicara dalam Sidang MPL PGIW Bangka Belitung, Pesona Bay Sungailiat, Bangka, Selasa (28/4/2026). Foto: Rais/Faktaberita

BANGKA, FAKTABERITA — Anggota DPR RI Rudianto Tjen berharap para pemuka agama mengambil peran aktif sebagai penyeimbang moral masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di era digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi membawa perubahan besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Di satu sisi, era digital membuka akses informasi yang luas dan cepat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan serius yang tidak bisa diabaikan.

“Tokoh agama tidak hanya berfungsi sebagai pembimbing spiritual, tetapi juga harus hadir menjadi penyeimbang moral di ruang digital,” tegas Rudianto Tjen saat menjadi pembicara dalam Sidang MPL PGIW Bangka Belitung, Pesona Bay Sungailiat, Bangka, Selasa (28/4/2026).

Ia menilai keberadaan tokoh agama sangat penting untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar, termasuk hoaks, ujaran kebencian, hingga potensi degradasi moral akibat penyalahgunaan media sosial.

Rudianto Tjen menekankan bahwa penguatan nilai agama dan kebangsaan menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

“Penguatan nilai agama dan kebangsaan menjadi benteng penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan,” ujarnya.

Pos terkait