Sehari Setelah Ikut Vaksinasi PDI-P dan Rudi Center, Mewati Mengaku Kondisinya Lebih Fit

  • Whatsapp
Bakti sosial vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan Babel dan Yayasan Rudi Center pada 10 - 12 September 2021. Foto: ist

BANGKA BELITUNG, FABERTA — Mewati, 48 tahun, salah seorang warga Dusun Air Gantang, Desa Air Gantang, Parittiga, Bangka Barat mengaku bahwa kondisinya lebih fit setelah sehari sebelumnya mengikuti vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (11/9/2/2021) lalu.

Diketahui, Mewati mendaftar sebagai peserta vaksin dosis kesatu yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan (PDI-P) Bangka Belitung (Babel) dan Yayasan Rudi Center selama tiga hari (10-12 September 2021).

Bacaan Lainnya

Kondisinya yang lebih fit setelah vaksin itu lah akhirnya membuat Mewati turut mengajak masyarakat agar tidak takut lagi untuk divaksin. Ia menambahkan, tujuan ia mengikuti vaksinasi tak lain adalah untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya dalam artian tidak terpapar virus corona.

“Demi kesehatan lah, untuk kebaikan diri sendiri banyak sih yang gak mau alesannya sih takut ini lah takut itu lah tapi kenyataannya enggak kok, malah aku tambah sehat, lebih fit gitu,” ungkap Mewati, Minggu (12/9/2021).

“Tadinya aku kan memang pernah sakit paru-paru basah dan beberapa bulan lalu. Kemarin juga takut ada ragu-ragu gitu kan habis vaksin tuh gimana reaksinya efeknya tapi kenyataannya enggak, aku malah tambah sehat. Anak saya juga abis vaksin juga ga ada apa-apa, sehat, pokoknya sangat membantu,” tegas Mewati.

Ia pun turut mengucapkan terima kasih kepada PDI-P Babel dan Rudi Center sebagai penyelenggara program vaksin gratis tersebut. Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi bahwa panitia kegiatan tersebut sangat menjaga protokol kesehatan secara ketat.

Bahkan, ia berharap PDI-P dan Rudi Center bia terus menggencarkan program-program di bidang kesehatan. Salah satunya vaksinasi covid-19 gratis yang diadakan serentak di tujuh kabupaten/kota se Babel.

“Membantu banget, gak ngumpul desak-desakan ramai-ramai gitu, jadi kemarin aku cepat-cepat pergi (daftar_red). Terus bikin program-program yang lebih bagus yang membantu masyarakat gitu,” katanya.

Tak hanya Mewati, apresiasi juga datang dari Ani Purwaningsih (42), salah satu peserta vaksin asal Manggar, Belitung Timur juga menghaturkan terima kasih. Karena selain menyediakan vaksin gratis, PDI-P dan Rudi Center telah mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi saat ini.

“Semoga bakti sosial seperti ini bisa menjadi program yang berkelanjutan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Berbagai ucapan terima kasih terus berdatangan. Bahkan, Sarmin (52), salah satu warga Kampung Jawa, Muntok, Bangka Barat sangat mengharapkan agar program ini bisa terus ada untuk masyarakat. “Supaya masyarakat tidak susah kalau mau vaksin,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktrur Yayasan Rudi Center Imam Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga digelar sebagai upaya menindaklanjuti keluhan masyarakat merasa sulit mendapatkan vaksin.

“Mudah-mudahan dengan adanya vaksin gratis ini masyarakat yang belum divaksin bisa mendapatkan vaksin. Karena, masih banyak masyarakat di lapangan yang ternyata belum divaksin,” ujar Imam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *