Sejak 2017, Walikota Pangkalpinang Akhirnya Dapat Gelar Doktor dari Unsri

  • Whatsapp
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengikuti ujian akhir disertasi Universitas Sriwijaya secara virtual, Senin (16/8/2021). Foto: ist

PANGKALPINANG, FABERTA — Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil baru saja menyelesaikan program studi S-3 dan berhak mengunakan gelar Doktor. Wakil Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Bidang Akademik Prof. Ir. Zainuddin Nawawi, Ph.D., IPU menyampaikan hasil putusan sidang promosi doktor yang dijalani Maulan aklil.

“Setelah melalui rapat tertutup tim penguji maka, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim saya atas nama rektor Universitas Sriwijaya menyatakan bahwa: Maulan Aklil NIM : 01023621722004 dinyatakan lulus ujian akhir disertasi,” kata Zainuddin dalam sidang ujian akhir disertasi mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Kamis (16/8/2021).

Bacaan Lainnya

Ujian akhir disertasi tersebut dilaksanakan secara online. Sidang ini dipimpin langsung Prof. Ir. Zainuddin Nawawi, Ph.D., IPU, Sekretaris Sidang Prof. Dr. Sulastri, ME. Kemudian Prof. Badia Perizade, MBA, Ph.D sebagai promotor, sedangkan Co Promotor adalah Dr. Hj. Agustina Hanafi, MBA dan Drs H. Bambang Bemby S, M.A., Ph.D.

Adapun judul disertasi maulan aklil ‘Pengaruh Kepemimpinan Resonan, Konsep Diri, Dan Kesadaran Berorganisasi Terhadap Keterlibatan Kerja Melalui Budaya Etnik Pada Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kota Pangkalpinang’.

Dalam pemaparan disertasinya di hadapan penguji yakni Prof. Dr. Raden Andi Sularso, MSM, Prof. Dr. Mohamad Adam, ME dan Dr. Zakaria Wahab, M.B.A. Maulan aklil dengan tenang, Lancar dan lugas, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan team penguji.

Penelitian Maulan aklil ini untuk menguji kepemimpinan resonan, konsep diri dan kesadaran berorganisasi terhadap keterlibatan kerja. Serta menghasilkan novelty / keterbaruan pada penelitian ini dengan mengunakan budaya etnik dengan dimensi nganggung dan dimensi dak kawa nyusah sebagai variabel intervening.

Pada penelitian ini didapatkan Budaya etnik dengan dimensi nggangung berkontribusi dan pengaruh positif dalam meningkatkan keterlibatan kerja, sementara dimensi dak kawa nyusah tidak berpengaruh terhadap keterlibatan kerja. Sebagian dari ini disertasi ini telah diterima jurnal terindeks scopus.

Pendidikan S-3 ini telah dijalankan Maulan Aklil sejak awal tahun 2017, di saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan. Seiring waktu di tengah kesibukan Maulan Aklil menjadi walikota Pangkalpinang sejak November 2018, tidak menyurutkan langkah dirinya menyelesaikan pendidikan ke tingkat Program Doktor.

“semangat, kerja keras, pantang menyerah, terus berjuang dan motivasi dari keluarga serta doa dari masyarakat yang mengantarkan saya meraih doktor saat ini, Inshallah dengan telah selesainya S-3 ini akan membangkitkan saya untuk terus berbagi ilmu, mengabdi dan melayani masyarakat pangkalpinang khususnya dan Bangka Belitung umumnya” Kata Maulan aklil saat mengakhiri pidato sambutan setelah dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar doktor ilmu manajemen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *