Sektor Non Esensial 100 Persen WFH, Esensial dan Kritikal Diizinkan Selama PPKM Level 4

  • Whatsapp
Ilustrasi PPKM/ist

MUNTOK, FABERTA — Presiden Joko Widodo resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 terhitung dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Presiden dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021) menjelaskan pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM dengan mempertimbangkan segala aspek seperti kesehatan dan sosial ekonomi.

Bacaan Lainnya

Berbeda dengan sebelumnya yang disebut dengan PPKM darurat, saat ini penerapan PPKM diubah menjadi PPKM Level 3 dan Level 4.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun telah mengeluarkan aturan terkait perpanjangan PPKM ini yakni melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.

Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat siap melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 tersebut.

“Dalam surat itu disebutkan Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu dari 37 Kabupaten/Kota lain di seluruh Indonesia yang diinstruksikan melakukan PPKM level 4,” kata Putra dalam konferensi pers dengan awak media di sela rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor penerapan PPKM Level 4 di Bangka Barat.

Dalam Rakor tersebut, Pemkab telah melakukan pembahasan secara detail mencakup tiga sektor yang jadi prioritas pembatasan dan perlu diketahui publik yaitu sektor non esensial, esensial dan kritikal.

“Untuk sektor non esensial wajib memberlakukan work from home (WFH) 100 persen. Hanya dalam konteks Babar, tidak mungkin seluruhnya itu dilakukan WFH. Karena ada poin-poin penting dalam instansi yang harus tetap bekerja untuk melakukan intervensi dalam membangun Bangka Barat ini,” tukas Putra.

Sedangkan sektor esensial seperti keuangan, perbankan dan kritikal yakni rumah sakit, puskesmas dan BPBD wajib melaksanakan kegiatan dan seratus persen pegawai diizinkan hadir.

Menurut Putra, nantinya selama penerapan PPKM Level 4 di Babar,
bakal ada aturan baru terkait lalu lintas masuk keluar di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

“Bila sebelumnya para penumpang hanya diwajibkan membawa rapid antigen negatif, sekarang mereka harus sudah divaksin minimal dosis pertama,” imbuhnya.

Putra berharap seluruh komponen masyarakat Bangka Barat bersinergi dalam pelaksanaan PPKM Level 4 ini.

”Semoga apa yang sudah diputuskan baik oleh pemerintah pusat maupun yang sudah disepakati pemerintah daerah semuanya disiplin mengingat kondisi Bangka Barat harus mendapatkan penanganan ekstra,” demikian Putra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *