FAKTA BERITA, PANGKALPINANG, Di tengah maraknya alih fungsi lahan dan berkurangnya ruang hijau di kawasan kota, sekelompok mahasiswa dan pegiat lingkungan menunjukkan aksi nyata.
Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (HMPWK) bersama Alobi Foundation dan Pepelingasih Kota Pangkalpinang melaksanakan penanaman pohon endemik Bangka, Sisil (Hopea mengarawan) di Taman Mandara, Kota Pangkalpinang, pada Minggu (9/11/2025).
Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), sekaligus menjadi lanjutan dari Diskusi Interaktif “Selamatkan Ruang Hidup Satwa” yang diadakan sehari sebelumnya di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi Foundation.
Berbeda dari seremoni tanam pohon yang sering berakhir simbolik, kegiatan ini menyoroti masalah serius: semakin menyusutnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pangkalpinang dan rusaknya habitat satwa akibat ekspansi tambang ilegal.
Fitra Erdiyansah selaku Inisiator dari Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan kurangnya Ruang Terbuka Hijau di Kota Pangkalpinag.
“Kita sering bicara tentang pembangunan berkelanjutan, tapi ruang hijau terus berkurang. Penanaman pohon Sisil ini adalah Kontribusi nyata terhadap ketimpangan ruang, ruang yang hanya berpihak pada manusia, bukan pada seluruhnya.”




















