Sempat Menolak Di-swab, Kapolres Basel Rayu Satu Keluarga Suspect Covid-19

  • Whatsapp
Kapolres Basel saat merayu satu keluarga suspect covid-19. (Faberta/Manda)

BANGKA SELATAN, FABERTA — Satu keluarga di Desa Rias, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan sempat buat bingung petugas medis, lantaran menolak untuk dilakukan uji swab. Hal tersebut buntut dari sang istri di keluarga tersebut terpapar Covid-19 hingga harus di karantina di BKPSDM Toboali.

Setelah mendengar informasi tersebut, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto akhirnya menyambangi keluarga tersebut untuk merayu agar di lakukan uji swab antigen, pada Sabtu (24/4/2021).

Bacaan Lainnya

Meskipun sudah di bujuk rayu, kepala keluarga atau sang suami yang berinisial M tersebut tetap kukuh menolak ajakan Kapolres untuk dilakukan swab antigen.

“Tiga orang anggota keluarga ini suspect Covid-19 ya, karena istrinya Positif hingga di tracing untuk di swab bapak M ini menolak karena takut, alasannya takut di colok hidungnya pas di ambil spesimen di hidung,” jelas AKBP Agus Siswanto.

Setelah bujuk rayu panjang lebar, rayuan maut Kapolres membuah hasil. Bapak M dan kedua anaknya akhirnya mau di swab antigen.

“Setelah panjang lebar kita rayu dengan ajakan secara humanis, akhirnya ketiganya mau di ambil uji swab. Ya karena itu untuk kebaikan mereka sendiri, kalau mereka positif kan kita bisa awasi agar tak terjadi penyebaran ke orang di sekitarnya,” ujarnya.

Kendati demikian, setelah di swab antigen, keluarga suspect tersebut menunjukkan hasil Negatif Covid-19.

“Alhamdulillah ketiganya negatif. Namun kita himbau agar isolasi mandiri dulu sampe 14 hari untuk antisipasi penyebaran Covid-19. Tak lupa juga kita himbau agar selalu patuhi protokol kesehatan, terutama pake masker,” tukas AKBP Agus Siswanto.


Laporan : Manda

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *