BANGKA BELITUNG, FAKTABERITA — Sebanyak 15.000 dosis vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca dan 24.000 dosis jenis Pfizer di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terancam akan kadaluarsa pada bulan ini.
Untuk vaksin jenis Pfizer akan kadaluarsa pada 13 Desember mendatang, sementara untuk vaksin AstraZeneca akan kadaluarsa pada 31 Desember mendatang.
Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengatakan, dalam menghabiskan dua jenis vaksin itu sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 64 tahun 2021, di mana jika terjadi kondisi kadaluarsa vaksin maka pemerintah daerah harus menyampaikan informasi kepada Kementerian Kesehatan.
“Setelah diinformasikan kepada Kementrian Kesehatan misalnya kita menanyakan kepada tetangga kita di Sumatera ada gak provinsi lain yang membutuhkan itu (vaksin) maka bisa kita segera alihkan ke provinsi tersebut,” kata Abdul Fatah di Kantor Gubernur, Senin (6/12/2021).



















