Simak 7 Tips Perawatan Sepeda Motor Agar Tetap Prima Pasca Perjalanan Libur Lebaran

PANGKALPINANG, FAKTABERITA — Momen libur lebaran 2022 telah berakhir, di bumi Serumpun Sebalai Provinsi Bangka Belitung sendiri banyak masyarakat yang mudik ke kampung halamannya masing-masing, terpantau banyak juga yang membawa kendaraan pribadi keluar pulau atau keliling kota bersama keluarga, terlihat sangat padatnya arus lalu lintas setelah lebaran hari pertama.

Sebagian besar masyarakat yang sebelumnya berpergian keluar kota menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, kini telah kembali ke rumahnya masing-masing untuk menjalani rutinitas harian mereka. Namun sebelum memulai mobilitas harian tersebut, ada baiknya pengendara memeriksa terlebih dahulu kondisi kendaraannya.

Pasalnya, pasca berpergian jarak jauh melewati beragam kondisi jalan dan kemacetan panjang khas libur lebaran, ada kemungkinan sepeda motor yang dikendarai kini tidak lagi dalam kondisi yang prima.

Itulah sebabnya, sangat disarankan bagi para pemilik kendaraan untuk melakukan pengecekan dan perawatan terhadap beberapa komponen guna mengoptimalkan kembali performa sepeda motor.

“Lebaran tahun ini sangat berbeda, setelah 2 tahun diterpa pandemic dan sekarang kondisinya sudah membaik sehingga membuat antusiasme masyarakat untuk bermobilitas sangat tinggi. Bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua selama lebaran dan menempuh perjalanan yang cukup jauh dirasa perlu untuk melakukan pengecekan dan perawatan kembali yang tepat di bengkel resmi Yamaha kita.

Hal ini dikarenakan kondisi sepeda motor yang prima merupakan salah satu factor penunjang keselamatan berkendara” ujar Oriansah. M selaku Area Control Marketing & Manager Yamaha Riding Academy dari CV. Sumber Jadi, main dealer Yamaha Bangka Belitung.

Berikut adalah tips perawatan dan pengecekan sepeda motor dari Yamaha bagi para pemilik kendaraan selepas menempuh perjalanan libur lebaran.

1. Membersihkan Motor
Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh pengendara selepas menempuh pejalanan jarak jauh tentunya adalah membersihkan kendaraan dari kotoran yang menempel, seperti debu, tanah dan juga minyak. Karena kotoran tersebut, berpotensi menghambat kinerja komponen kendaraan atau bahkan membuatnya rusak seperti berkarat.

2. Cek Oli Mesin&Transmisi
Salah satu bagian penting dari sepeda motor yang perlu dilakukan pengecekan setelah melakukan perjalanan jarak jauh adalah oli mesin. Baik itu volume, kekentalan, maupun warna dari cairan oli itu sendiri. Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur cairan yang masih kental dan berwarna bening serta volumenya tidak berkurang sesuai standard yang ditentukan oleh pabrikan. Idealnya penggantian oli dilakukan setiap 3.000 kilometer atau per 3 bulan*.

Sementara itu untuk motor berjenis matik, pengendara juga harus melakukan pengecekan tambahan pada oli trasnmisi dan memastikan tidak ada kebocoran di seal karet yang membuat volumenya berkurang. Selama pemakaian wajar dan normal, biasanya pemilik sepeda motor Matik disarankan untuk mengganti oli transmisi setiap 10.000 kilometer atau per 10 bulan*.

3. Cek Aki / Battery
Komponen lain yang perlu dilakukan pengecekan adalah aki atau battery untuk memastikan kondisinya tidak lemah atau soak sehingga fungsi kelistrikan sepeda motor bekerja dengan baik, termasuk fungsi starter engine untuk menghidupkan mesin. Pengecekan aki dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti meraba permukaan body aki dan memastikan tidak menggembung yang mengindikasikan bahwa kondisi aki sudah mulai rusak. Lalu gunakan juga voltmeter untuk memantau voltase aki motor yang pada kondisi normal berada dikisaran angka 12,4 volt.

Jika ingin lebih praktis, pengecekan voltase aki juga dapat dilakukan dengan melihat indikator voltase aki yang tertera di speedometer**, atau melalui aplikasi Y-Connect khusus pada sepeda motor Yamaha yang sudah dilengkpai dengan fitur konektivitas.

4. Cek Filter Udara
Komponen filter udara juga dinilai perlu untuk dilakukan pengecekan setelah berkendara jauh. Pasalnya, jika filter udara kotor dan tidak segera dibersihkan, maka tarikan motor akan terasa berat dan dalam kasus yang lebih parah bisa membuat mesin motor menjadi tersendat. Hal ini tentunya juga akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang menjadi tidak efisien.

Cara melakukan pengecekan filter udara cukup mudah,pemilik kendaraan hanya perlu membuka box filter udara dengan bermodalkan obeng. Biasanya, penggantian filter udara dilakukan setiap 15.000 kilometer atau per 15 bulan*.

5. Cek Kampas Rem
Libur lebaran identik dengan perjalanan jauh yang disertai dengan kondisi lalu lintas yang padat bahkan cenderung macetsehingga kondisi berkendara lebih sering bersifat stop and go. Ini tentunya membuat kinerja rem lebih banyak terpakai yang berimbas pada menipisnya kampas rem depan maupun belakang. Indikasi kampas rem yang sudah mulai menipis dan perlu diganti ditandai dengan beberapa hal seperti suara berdecit saat mengerem, tuas rem menjadi lebih dalam dan volume minyak rem yang berkurang.

6. Cek Kinerja Suspensi
Pasca perjalan jauh yang melewati berbagai kondisi medan, termasuk jalanan jelek berlubang, berbatu, dan bergelombang sangat mungkin membuat kinerja suspensi motor menjadi tidak lagi optimal. Oleh sebab itu, penting untuk turut mengecek kondisi suspensi pada sepeda motor. Salah satu cara pengecekan yang dapat dilakukan adalah dengan menekan suspensi dan melihat reaksinya.

7. Cek Kondisi Ban
Ban juga menjadi salah satu komponen penting pada sepeda motor yang harus dilakukan pengecekan pasca melakukan perjalanan libur lebaran, mengingat fungsinya yang begitu vital dalam menopang beban motor dan menjaga traksi kendaraan ke permukaan jalan. Terkait dengan kausan ban, salah satu cara pengecekannya bisa dengan melihat Trade Wheel Indicator (TWI) yang berbentuk tanda panah. Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda panah tersebut, artinya karet ban sudah menipis dan perlu diganti.

Jangan lupa, ketika melakukan pengecekan ban pengendara juga dapat sekalian memantau kondisi baut pengikat mesin dan kaki-kaki motor guna memastikan semuanya dalam kondisi kencang. Karena vibrasi yang timbul pada saat berkendara jauh dan melewati jalanan rusak dapat berpotensi membuat baut-baut pada sepeda motor menjadi kendor.

Untuk menjaga performa motor tetap optimal, maka pengendara sangat disarankan untuk melakukan langkah-langkah perawatan diatas. Namun, jika dirasa sulit untuk dikerjakan sendiri, pengguna sepeda motor bisa segera membawa kendaraan ke bengkel resmi terdekat. Khusus untuk konsumen Yamaha, dapat memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor untuk melihat lokasi bengkel resmi terdekat dan melakukan booking service secara online dengan lebih praktis dan mudah melalui smartphone.

*Angka interval dapat berubah sesuai jenis dan kondisi berkendara

**Khusus sepeda motor yang dilengkapi speedometer digital dengan Multi Information Display (MID)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.