Suriyanto Sebut Pelantikan 5 Ranting PGRI di Simpang Rimba Istimewa, Ini Alasannya

BANGKA SELATAN, FAKTABERITA — Sekertaris PGRI Kabupaten Bangka Selatan, Suriyanto menyebut pelantikan pengurus 5 ranting PGRI se Kecamatan Simpang Rimba merupakan satu hal yang cukup istimewa karena pelantikan pengurus ranting PGRI secara serempak baru kali ini dilakukan di Kabupaten Bangka Selatan.

“Ini merupakan pelantikan pertama secara serempak yang pertama kali dilakukan oleh pengurus ranting kecamatan. Harapan kami hal ini juga di ikuti oleh kecamatan lain,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Ketua PGRI Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan, Syamsiar melantik pengurus ranting Kecamatan Simpang Rimba masa bakti Tahun 2023- 2028, Senin (16/10/2023).

Kegiatan yang digelar di SMA Negeri 1 Jl. Batin Tikal – Simpang Rimba ini diikuti oleh 75 peserta di 5 kepengurusan ranting, dengan tema yang diangkat adalah ‘Sepenuh Hati Membangun Karakter Siswa Melalui Profil Pelajar Pancasila’,

Acara di awali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dibacakan oleh seorang siswi SMA Negeri 1 Simpang Rimba, Indo Resse.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama seluruh pengurus ranting PGRI yang berada di kecamatan Simpang Rimba, oleh Arin Dwi Istanti dan dilanjutkan dengan pelantikan dan penandatanganan naskah pelantikan.

Dalam sambutannya Syamsiar, mengatakan bahwa pengurus PGRI ranting yang berada di kecamatan Simpang Rimba sengaja dilantik secara serempak dengan tujuan saling mengenal lebih dekat dan ada keakraban diantara pengurus ranting,

“Pelantikan ini sengaja kami laksanakan sekaligus di 5 ranting yang telah terbentuk agar setiap pengurus saling kenal lebih dekat dan tercipta keakraban diantara PGRI,” katanya.

Pada pelantikan pengurus ranting PGRI kecamatan Simpang Rimba ini, hadir sekretaris umum pengurus PGRI kabupaten Bangka Selatan Suriyanto, didampingi oleh Nurjali, Abdullah, dan Hilman.

“Terima kasih atas kehadiran pengurus cabang kabupaten yang telah meluangkan waktu untuk hadir disini dan ini merupakan motivasi bagi kami agar selalu dan selalu bersemangat untuk selalu berbuat,” imbuh Syamsiar.

Dalam kesempatan ini Syamsiar juga sempat menyampaikan keluh kesah anggota PGRI yang berada di wilayah kecamatan Simpang Rimba atas segala permasalahan yang ada.

Di lain sisi, Suriyanto bahwa pengurus PGRI baik ranting hingga kabupaten tidak ada gaji, dan ini hanya sebagai organisasi yang harus dijalankan, karena organisasi PGRI merupakan wadah untuk berembuk menyatukan pendapat.

“Organisasi PGRI ini organisasi profesi yang merupakan wadah untuk semua guru tanpa kecuali baik itu guru negeri, honorer maupun guru swasta. Jadi pengurus kita tidak ada gajinya. Namun kita melalui organisasi ini kita sama-sama menyuarakan apa yang menjadi masalah bagi rekan-rekan semua,” jelas Suriyanto.

Dalam perjalanannya, kata Suriyanto, PGRI Kabupaten Bangka Selatan telah berusaha menyuarakan apa yang menjadi masalah pada guru.

“Beberapa tahun yang lalu kami pengurus pgri rapat secara online yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum pgri pusat. Dalam kesempatan itu kami membahas bersama tentang guru honorer yang sudah lama mengabdi sementara usianya sudah diatas 50 tahun tidak mungkin lulus bila tidak ada penambahan nilai,” jelasnya.

Maka, tambah Suriyanto, hasil dari rapat rembuk itu bila honor sudah berusia diatas 35 tahun masa kerja 5 tahun keatas ada tambahan nilai, bahkan usia di atas 55 tahun langsung lulus. Di ungkapkan Suriyanto, semua perjuangan itu merupakan suara pengurus PGRI dan kontribusi pengurus PGRI.

Berkenaan dengan pelantikan pengurus ranting PGRI kecamatan Simpang Rimba, Suriyanto menekankan pentingnya peran para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjunjung tinggi profesionalitas dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik. Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

“Sekarang kita harus lebih banyak bergerak, banyak inovasi untuk selalu belajar dan belajar agar kita tidak ketinggalan informasi. Jadi seorang guru yang selalu diharapkan siswanya untuk hadir di kelas,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini nampak hadir camat Simpang Rimba, kapolsek, kepala Kantor Urusan Agama, Koordinasi wilayah UPTD, para kepala desa, kepala puskesmas, kepala sekolah TK, SD, SMP/ MTs, SMA/SMK sekecamatan Simpang Rimba serta undangan lainnya.

***

Penulis : Putri Rahmawati

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *