Tak Kebagian Vaksin dan Dibubarkan Polres Bangka Barat, Warga Kecewa Berat

  • Whatsapp

MUNTOK, FABERTA — Antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 massal yang diselenggarakan Polres Bangka Barat bekerja sama Kodim 0431/Babar, Dinkes Babar dan RSBT Muntok sangat tinggi.

Namun, sebagian di antara mereka mengaku kecewa berat, karena kuota yang disediakan terbatas.

Bacaan Lainnya

Seperti yang terlihat di Museum Timah Muntok hari ini, Senin (5/7/2021), sejumlah masyarakat yang tampak memadati halaman museum hingga ke ruas jalan terpaksa harus dibubarkan polisi.

Bukan hanya karena menimbulkan kerumunan dan abai terhadap prokes namun karena tidak mendapatkan jatah vaksin.

Pantauan Faktaberita.co.id pada Senin pukul 07.30 Wib, antrian warga sempat memicu kemacetan dan menimbulkan kerumunan yang justru dilarang pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Salah satu warga Babar, Sutrisno, mengaku sangat kecewa karena tidak jadi menerima vaksin padahal sudah jauh-jauh datang ke lokasi sejak pukul 06.00 WIB.

”Saya dikasih kawan – kawan, ya mau vaksin karena untuk mencegah virus Covid. Sebenarnya kecewa tapi apa boleh buat,” kata dia.

Sementara Kapolsek Muntok, AKP Albert Hamonangan Tampubolon beserta anggota yang turun langsung membubarkan massa menyampaikan vaksinasi terpaksa ditunda karena stok vaksin belum ada.

”Masih di Provinsi hari ini baru mau diambil, mungkin besok akan didistribusikannya. Jadi tolong hari ini pulang saja, kembali ke rumah masing-masing, terima kasih,” kata Albert.

Terpisah, Kepala Puskesmas Muntok, Harianto saat dikonfirmasi wartawan membenarkan stok vaksin memang masih kosong.

Ihwal kapan pelaksanaan vaksinasi selanjutnya, Harianto mengatakan akan menanyakannya ke Dinas Kesehatan Bangka Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *