Tak Punya Ongkos Mudik, Dua Pemuda Asal Jawa Ini Nekad Bawa Kabur Motor Tetangga

BANGKA TENGAH, FAKTABERITA — Polsek Sungai Selan berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pencurian serta penggelapan 1 unit sepeda motor milik karyawan PT. SNS Desa Kemingking, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat 2 Mei 2023.

Dari hasil pengungkapan itu 2 pemuda asal Jawa ditangkap Polsek Sungai Selan Polres Bangka Tengah.

Kedua pelaku berhasil membawa sepeda motor merk yamaha type SE88 A/T (MIO M3) warna hitam milik tetangganya sendiri yang sama – sama berprofesi sebagai buruh harian lepas di PT. SNS Desa Kemingking.

Kapolsek Sungai Selan AKP Bobory Niko, seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP Dwi Budi Murtiono, membenarkan adanya ungkap kasus tersebut.

Menurutnya, perkara tersebut bermula dari adanya laporan korban RHG, pekerjaan karyawan swasta, alamat mess sawit blok F9 divisi 1 PT. SNS (Swarna Nusa Sentosa) Desa Kemingking yang mana datang ke Polsek Sungai Selan melaporkan adanya tindak pidana penggelapan.

“Jadi awalnya korban ini melapor ke Polsek Sungai Selan pada Kamis 1 Juni 2023 perihal motornya yang dibawa kabur oleh 2 orang yang diketahui merupakan buruh harian lepas di PT. SNS,” kata Boby.

Ia menambahkan, kedua pelaku masing – masing atas nama Nola Satria, laki – laki, (32) alamat ngablak Desa jati Rejo Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang Jawa Tengah dan Beni Agus Irawan, laki – laki, umur (30) alamat Gombangan Desa Tumpak sari Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang.

“Baru 4 hari bekerja di PT. SNS sebagai buruh harian lepas (pemanen buah) meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan ingin membeli gas ke warung,” ujarnya.

“Korban awalnya tidak ingin meminjamkan sepeda motornya kepada ke 2 pelaku ini dengan alasan tidak ada bensin namun ke 2 pelaku ini membujuk dan menjamin akan mengisikan bensin sepeda motor tersebut,” tambahnya.

Lanjutnya, setelah sekian lama ditunggu ternyata ke 2 orang tersebut tidak kunjung pulang sampai korban menaruh curiga terhadap ke 2 orang tersebut. Dan saat suami korban pulang kerumah maka ada inisiatif untuk mengecek mess tempat ke 2 orang tersebut tinggal.

“Namun ternyata mess tersebut sudah dalam keadaan kosong dan atas kejadian tersebut korban membuat laporan ke Polsek Sungai Selan,” jelasnya.

Pengungkapan sendiri dilakukan Polsek Sungai Selan dengan bergerak cepat mengejar ke 2 pelaku dimana tim Polsek Sungai Selan yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Bobory Niko berkoordinasi dengan Polsek Puding Besar.

“Kami berkoordinasi dengan Polsek Puding Besar dan benar ke 2 pelaku diamankan saat beristirahat di masjid yang berada di Desa Puding Besar, pelaku dan barang bukti 1 unit sepeda motor langsung kami amankan ke Polsek Sungai Selan,” terangnya.

Terkait motif sendiri ke 2 pelaku mengaku bahwa tindakan mereka dilakukan karena perlu ongkos untuk pulang kampung ke Jawa karena tidak betah bekerja di PT. SNS.

“Jadi motif pelaku ini membawa kabur sepeda motor kemudian bermaksud dijual yang mana rencananya nanti hasil penjualan sepeda motor akan digunakan untuk ongkos pulang kampung dan atas perbuatan pelaku kami terapkan pasal 372 KUHP atau penggelapan yang mana ancaman hukumannya paling lama 4 tahun penjara,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *