PANGKALPINANG, FAKTA BERITA – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat mulai mematangkan strategi pembinaan atlet pelajar usai pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat kota tahun 2026.
Hal ini disampaikan Kepala Dispora Kota Pangkalpinang, Yansyah, usai menghadiri apel penutupan POPDA yang digelar di Stadion Depati Amir, Jumat (24/4/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kejuaraan yang telah berlangsung selama empat hari.
POPDA tingkat Kota Pangkalpinang tahun 2026 resmi ditutup setelah mempertandingkan berbagai cabang olahraga (cabor) yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA.
Kegiatan ini melibatkan Dispora Kota Pangkalpinang, KONI, serta seluruh pengurus cabang olahraga, dengan dukungan pemerintah kota.
Penutupan dilaksanakan di Stadion Depati Amir, Pangkalpinang.
Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sebagai sarana penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi POPDA tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Juli 2026.
Yansyah menjelaskan, ke depan akan dilakukan proses talent scouting oleh masing-masing cabang olahraga guna memilih atlet terbaik, tidak hanya dari juara pertama, tetapi juga dari peringkat lainnya.
“Juara umum diraih oleh SMA Negeri 1 Pangkalpinang. Namun untuk pembinaan ke depan, kita tidak hanya mengambil dari juara satu. Akan ada seleksi dari juara dua dan tiga sesuai kebutuhan tim,” ujarnya.



















