Terkait Toko Salemba Belum Miliki IMB, Wakil Ketua Komisi II Minta Pemkot Proaktif Tegakkan Perda

  • Whatsapp
Rio Setiady. (Ist)

PANGKALPINANG, FABERTA — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady angkat bicara terkait beroperasinya Toko Buku Salemba, meski belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin usaha.

“Kami mendorong siapa pun pelaku usaha atau investor yang ingin melakukan investasi di kota Pangkalpinang, karena ini jelas dapat menambah pendapatan asli daerah dan dapat menyerap tenaga kerja, namun tetap taat akan perizinan” katanya. Sabtu, (17/7/2021).

Untuk menindaklanjuti hal itu, Rio menyebut, Komisi II DPRD akan berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk mempertanyakan hal tersebut.

“Kami akan berkoordinasi dinas terkait dalam hal ini Bakueda dan DPMPTSP, mengapa sampai belum selesai perizinannya, sedangkan toko tersebut sudah dibuka secara luas kepada masyarakat,”ucapnya.

Menurut Politisi PKS ini, seharusnya Pemkot Pangkalpinang lebih proaktif untuk menegakkan Perda, karena hal ini berkaitan dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pangkalpinang.

“Maka kami berharap pemerintah kota dapat menjadikan hal ini sebagai prioritas. Tentu untuk berinvestasi di Kota Pangkalpinang, tetap saja para investor harus memenuhi persyaratan sesuai proseduralnya,” ujarnya.

Maka dengan itu, Rio berharap bagi para investor yang telah terlanjur membuka usaha namun perizinannya belum lengkap, segera untuk dilengkapi.

“Kami sangat mendorong siapa pun yang ingin maju bersama di Kota Pangkalpinang, apalagi untuk masuk berinvestasi di Kota Beribu Senyuman ini,” kata Rio.

Diberitakan sebelumnya, salah satu brand nasional Toko Buku Salemba yang beralamat di di Jalan Ahmad Yani (Jalan Baru), Kota Pangkalpinang diduga tidak memiliki IMB dan izin usaha.

Padahal, Toko Buku Salemba tersebut sudah beroperasi atau dibuka pada tanggal 02 Juli 2021 yang lalu. (Gusti)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *