Terus Buru Napi Kabur, Rutan Muntok Sebar Foto dan Tempatkan Petugas di Pelabuhan

  • Whatsapp
Napi kabur/ilustrasi. (Ist)

MUNTOK, FABERTA — Pihak Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II.B Muntok hingga kini masih terus melakukan pengejaran terhadap narapidana Suhendra alias Jakai dan Satria Nurwega alias Kojek yang kabur dari tahanan pada Selasa (30/3) tadi malam.

Kepala Rutan Muntok Abdul Rasyid Meliala mengatakan pihaknya terus mencari tempat persembunyian kedua napi tersebut dengan berbagai cara salah satunya menutup akses jalan baik laut maupun darat dengan menempatkan petugas di pelabuhan.

Bacaan Lainnya

Abdul Rasyid mengakui pihaknya belum menemui titik terang keberadaan Satria Nurwega saat dirinya mendatangi rumah keluarga di Kecamatan Jebus.

“Hasilnya belum ada, tapi kita sudah menghubungi masyarakat di sekitar Pelabuhan Bakit Parittiga, kita sebarkan foto – foto yang melarikan diri itu. Pelabuhan Tanjung Kalian juga sudah ada tim kita di sana,” kata Rasyid di Muntok Rabu malam.

Rasyid bilang selain akses laut, akses jalan darat juga telah diamankan pihak rutan bekerja sama Polres Bangka Barat berikut seluruh Polsek yang ada.

“Darat juga kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan Polsek Polsek lainnya. Keluarga napi, mereka juga akan mencari informasinya apabila ada ketemu mereka juga menyerahkannya kepada kita. Kedua napi itu sudah menjalani masa tahanan kurang lebih 1 tahun, ” terang Rasyid.

Diberitakan sebelumnya, dua orang narapidana di Rumah Tahanan ( Rutan ) Negara kelas IIB Muntok melarikan diri.

Dua napi tersebut bernama Suhendra alias Jakai, warga Muntok dan Satria Nurwega alias Kojek, warga Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat.

Dia menjelaskan, awalnya terdapat tiga orang narapidana berniat kabur dengan memanfaatkan kondisi hujan deras dan listrik padam di Rutan Muntok, dengan cara menjebol plafon dan genteng, lalu melompati dinding pagar belakang.

Diduga Rasyid, para napi tersebut menggunakan paku untuk menjebol plafon atau langit – langit kamar. Namun alat untuk memanjat dinding pagar belum diketahui karena pihaknya masih fokus melakukan pengejaran.

“Kejadian pada saat itu malam hari lampu kami padam, petugas kami melakukan kontrol dan mendapati satu orang tadi, dan dua lagi lolos. Kami juga ke Polres dan Polsek terdekat dan malam itu juga pihak Polres sama – sama membantu untuk melakukan pengejaran. Hingga saat ini kami masih melakukan pengejaran,” tutupnya. (Fth)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *