Tokoh Agama dan Kades Bakit Bantah Informasi Ada Nelayan yang Menolak Aktivitas Tambang PT LSM

  • Whatsapp

PARITTIGA, FABERTA — Beredar kabar kalau kegiatan penambangan timah milik PT Lautan Sarana Mandiri (LSM) ditolak masyarakat Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, namun informasi tersebut dibantah tokoh agama dan kepala desa setempat.

Salah satu tokoh agama, Asikin kepada awak Media pada Jumat (30/7/2021) siang, mengatakan kalau informasi terkait penolakan aktivitas tambang oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan nelayan tersebut tidak benar.

Asikin juga mengatakan, kalau salah seorang yang menolak yang mengaku sebagai nelayan, namun ditelusuri tidak dari mereka yang berinisial AM.

“Jelas kalau informasi penolakan tambang mengatasnamakan masyarakat dan nelayan tersebut tidak benar. Justru yang kami tau AM itu bukan nelayan, namun Kadus Desa Bakit,” ucap Asikin.

Sementara, Pj Kades Bakit, Rusli menegaskan kalau tidak ada nelayan yang berinisial AM di desa mereka.

“Itu inisial Kadus, bukan nelayan, dia sendiri saja yang menolak sementara semua nelayan dan masyarakat setuju adanya aktivitas tersebut. Saya tidak tahu kepentingan kadus ini apa,” kata Kades.

Dijelaskan Kades, AM sendiri sebenarnya memiliki keluarga yang ikut menambang di wilayah perairan Bakit dan anaknya juga ikut terlibat kegiatan penambangan tersebut.

“Saya bingung dengan AM ini, padahal keluarganya juga ikut menambang juga disitu, dan boleh di cek kalau AM itu nelayan apa bukan, bahkan kalau gak salah mertuanya juga berjualan warung nasi disekitar area tambang, jadi kami harapkan yang bersangkutan jangan beropini yang tidak jelas begitu,” ucapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *