BANGKA TENGAH, FAKTABERITA — Sebanyak 19 kasus kekerasan terhadap anak terjadi selama, Januari hingga Juli 2022, di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sementara untuk kasus kekerasan terhadap perempuan di Bateng ada 8 kasus, 6 kasus selesai dengan mediasi sisanya berujung ke meja hijau.
Data tersebut berdasarkan kasus yang masuk ke Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ( DPPKBP3A) Kabupaten Bangka Tengah.
Kepala Dinas DPPKBP3A Bateng, dr Dede Lina Lindayanti mengatakan, kedepan pihaknya akan melibatkan stakeholder terkait, untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.
“Ini yang lagi diupayakan bersama mulai dari eksekutif, legislatif, yudikatif hingga masyarakat dunia usaha pun kita libatkan, agar kekerasan terhadap anak bisa diminimalisir,” kata dr Dede, Kamis (11/8/2022).



















