Tujuh Propemperda akan Ditarik Eksekutif, Lima Bersinggungan Dengan UU Cipta Kerja

  • Whatsapp

BABEL, FABERTA — Dalam pembahasan perubahan program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2021, dimaksudkan untuk mengkaji ulang sekaligus menyesuaikan Raperda agar selaras undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia Utama saat Paripurna pada Senin (12/7/2021).

Adapun tujuh Propemperda yang rencananya akan ditarik eksekutif, yakni pertama perubahan atas Perda No. 2 tahun 2014 tentang rencana tata ruang wilayah Provinsi Bangka Belitung tahun 2014-2034, kedua rencana tata ruang kawasan strategis provinsi, kawasan industri dan Pelabuhan Sadai Kabupaten Bangka Selatan.

Ketiga penyertaan modal Pemerintah Provinsi Bangka Belitung kepada PT. Bumi Bangka Belitung Sejahtera, keempat pengelolaan sampah regional, kelima tentang irigasi, keenam sampah dan sungai kemudian terakhir yang ke tujuh rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Dikatakan Nico, perubahan Propemperda tahun 2021 dilaksanakan untuk mengakomodir permintaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menarik enam Raperda yang telah ditetapkan dalam Propemperda sebelumnya.

Lanjut Politisi Demokrat tersebut, dari tujuh Propemperda ini lima diantaranya bersinggungan langsung dengan undang-undang cipta kerja, sehingga belum bisa dilanjutkan, dan akan dibahas tahun depan.

“Saya sampaikai langsung di forum paripurna ini, tujuh Propemperda yang akan di tarik ini, lima diantaranya bersinggungan langsung dengan UU cipta kerja, sehingga tidak bisa lanjutkan dan rencana akan kita bahas tahun depan,” ucap Nico.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *