Tumpukan Sampah Hiasi Sudut Perkantoran Terpadu Pemprov Babel, Petugas Akui Berasal dari Rumdin Gubernur

  • Whatsapp
Tampak tumpukan sampah di area perkantoran Pemprov Babel. (Foto:Faberta/Januar

BABEL, FABERTA — Tumpukan sampah tampak memenuhi pinggiran jalan samping Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tumpukan sampah di beberapa titik disepanjang jalan area perkantoran tersebut tak hanya mengganggu pemandangan, namun juga menimbulkan bau tak sedap.

Pantauan faktaberita.co.id, terdapat beberapa motor dan truk sampah yang sedang membuang sampah di area tersebut.

Hasil konfirmasi salah satu petugas pembuang sampah, Eros mengatakan kalau sampah yang dibuang berasal dari rumah dinas (rumdin) gubernur.

“Ini kami sedang membuang sampah dari rumah dinas Gubernur,” ungkap Eros, Selasa, (15/6/2021)

Lebih lanjut, Eros mengakui kalau dia dan rekannya sudah sering membuang sampah di sini, bahkan area ini sudah dijadikan tempat pembuangan sampah sejak sebelum ia dan rekannya bekerja sebagai pengangkut sampah.

Saat ditanya apakah tidak ada instruksi dari dinas terkait tentang larangan pembuangan sampah di area tersebut, Eros mengatakan ia dan rekannya tidak pernah menerima larangan apapun terkait pembuangan sampah di area tersebut.

“Kami buang sampah di sini sudah lama, baik itu sampah dari kami maupun kantor lain, dan tidak ada larangan atau instruksi mau dibuang ke mana selain di sini,” jelasnya.

Ia menerangkan, terkait arahan, ia hanya ikuti perintah saja, soalnya banyak juga orang atau petugas dari kantor di sekitar sini yang buang sampah di area tersebut.

Terlihat jelas sampah yang mendominasi di area ini sebagian besar sampah dari perkantoran seperti kertas, kotak nasi styrofoam, serta berkas-betkas yang tidak terpakai.

Sementara itu, saat mencoba konfirmasi terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga kini belum bisa dimintai keterangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *