FAKTA BERITA, BANGKA BARAT – Kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan terlihat dari tindakan sederhana namun penuh makna. Sebuah ember diletakkan di tengah jalan sebagai penanda darurat untuk mengingatkan pengendara akan adanya lubang yang cukup dalam di depan pintu masuk Pelabuhan ASDP Muntok.
Lubang tersebut berada tepat di area putar balik arah, persis di depan gerai Alfamart. Menurut warga, kedalamannya diperkirakan mencapai sekitar sejengkal dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama pengendara sepeda motor.
Saat hujan turun, kondisi menjadi semakin berisiko. Air yang menggenangi badan jalan membuat lubang tidak terlihat, sehingga pengendara yang melintas berpotensi terperosok dan mengalami kecelakaan. Karena belum ada penanganan, warga akhirnya berinisiatif menaruh ember sebagai tanda agar pengendara dapat mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati.
“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Takutnya ada pengendara motor yang jatuh, makanya kami kasih ember sebagai tanda,” ujar salah seorang warga.



















