Waspada! Kasus Covid-19 di Babel Kemungkinan Bakal Naik Bila Hal Ini Terjadi

  • Whatsapp
Ilustrasi/foto: Januar/Faberta

BANGKA BELITUNG, FABERTA – Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa berharap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang akan diterapkan mulai besok di Jawa-Bali berjalan efektif.

Sehingga, dikatakan Mikron, kasus virus corona bisa ditekan dan diminimalisir tidak berlanjut penyebarannya ke daerah lain.

Bacaan Lainnya

“Namun kalau seandainya pelaksanaannya tidak efektif di Jawa-Bali bisa saja daerah lain di RI termasuk Bangka Belitung, ada kemungkinan akan terjadi kenaikan,” katanya kepada Faktaberita.co.id, Kamis (1/6/2021).

Oleh karenanya, Mikron mengatakan, bahwa pihaknya akan terus berupaya melakukan vaksinasi secara masif ke depannya. Hal itu dinilai sebagai upaya menekan kasus Covid-19 di Babel.

“Nah untuk itu, kita juga melaksanakan sebaran vaksinasi lebih masif untuk mengurangi tingkat keterjangkitan corona, mengurangi tingkat kesakitan dan mengurangi angka kematian di wilayah Bangka Belitung,” ujar Mikron.

Tak hanya mengandalkan vaksinasi, Mikron juga meminta masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Ia meminta, masyarakat menerapkan tiga sikap di tengah-tengah masyarakat, mulai sikap disiplin, sportif dan komunikatif.

“Dan juga kita selalu meminta kepada masyarakat untuk lebih taat di dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid, kita mengharapkan ada sikap yang disiplin, kemudian sikap yang sportif dan ada sikap yang komunikatif,” katanya.

Lanjut Mikron menjelaskan, bahwa sikap disiplin merupakan komitmen untuk terus mentaati aturan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

“Yang kedua sportif itu artinya masyarakat itu mengakui kalau seandainya ada gejala-gejala ada yang menandakan dia terkena virus sehingga kita bisa kemudian dapat mencegah dan memutus mata rantainya,” ujarnya.

Sedangkan ketiga, kata Mikron, sikap komunikatif artinya masyarakat diharapkan untuk dapat berbicara kalau seandainya terkonformasi positif, sudah berkomunikasi dengan siapa saja sehingga hal ini bisa meminimalisir penularan dan memutus mata rantai.

“Tiga sikap ini kita muncul kan harus hadir di masyarakat dalam dalam pencegahan covid di wilayah Bangka Belitung,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Data di laman Covid19.go.id pukul 17.15 WIB menunjukkan total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia hari ini sebanyak 2.228.938 pasien.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *