Zakat Babel Belum Maksimal, DPRD Dorong Masuk ke Sektor Swasta

Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya saat audiensi dengan Ketua Baznas Babel di ruang kerjanya, Selasa (7/6/2026).

“Bayangkan jika 5.045 ASN menyalurkan zakat profesinya sebesar 2,5 persen, ini akan sangat membantu masyarakat,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya kepercayaan publik terhadap Baznas agar pengelolaan dana umat bisa berjalan optimal.

Bacaan Lainnya

“Saya berharap masyarakat memberikan kepercayaan kepada Baznas untuk mengelola zakat profesi ini,” ujarnya.

Didit juga menyinggung soal etika pengelolaan dana, di mana operasional Baznas seharusnya tidak bergantung pada dana zakat yang dihimpun.

“Secara aturan boleh, tapi secara moral kurang etis jika operasional diambil dari dana zakat. Karena itu, pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia menaruh harapan besar agar dana zakat yang terkumpul benar-benar tepat sasaran.

“Kita ingin dana Baznas ini benar-benar menyentuh masyarakat fakir miskin,” pungkasnya.

“Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, dorongan ini menjadi sinyal kuat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan solusi nyata untuk membangun solidaritas dan mengurangi kesenjangan sosial,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 4 Baznas Babel, Guntur Budi Wibowo mengatakan, pihaknya meminta dukungan dari DPRD Babel untuk mengoptimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah di Bangka Belitung.

“Alhamdulillah hasil dari pertemuan ini DPRD berkomitmen untuk memberikan dukungan untuk mengoptimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah di Baznas, sehingga bukan hanya mencakup ASN saja dari bagi seluruh elemen baik perbankan swasta, sehingga bisa menyentuh para mustahik,” tutupnya.

Pos terkait